Namun, dimensi budaya literasi yang berada di angka 64,40 masih menyisakan pekerjaan rumah, terutama dalam memperkuat keterhubungan generasi muda dengan warisan budayanya.
Dia juga mendorong sejumlah langkah konkret untuk meningkatkan literasi kebudayaan di kalangan generasi muda. Menurutnya, pelestarian budaya harus dijadikan gerakan bersama yang tidak hanya dibebankan kepada komunitas budaya dan seniman. Upaya tersebut juga perlu melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat luas.
Selain itu, pengenalan budaya perlu dilakukan melalui pendekatan yang kreatif dan menyenangkan. Cerita rakyat, permainan tradisional, lagu dolanan, hingga pementasan seni dapat menjadi pintu masuk yang efektif bagi generasi muda untuk mengenal warisan budayanya.