Alda menyebut, karya-karya yang dihasilkan oleh 45 peserta selama lokakarya ini nantinya akan diterbitkan dalam bentuk buku antologi (kumpulan tulisan) pada tanggal 1-24 September 2026.
"Buku antologi tersebut akan dibagi sesuai dengan kategori, dan masing-masing kategori akan dicetak sebanyak 100 eksemplar," ungkapnya.
Sebagai puncak dari rangkaian festival, kata Alda, buku antologi karya peserta tersebut akan dibahas dalam acara diskusi sastra Ngobrol Buku yang direncanakan berlangsung pada September 2026.
"Acara puncak ini akan menghadirkan akademisi serta praktisi sastra sebagai narasumber, dengan target dihadiri oleh 150 undangan yang meliputi peserta, komunitas literasi, serta mitra sekolah dan kampus di Kota Medan," katanya.