Setelah membahas dalam beberapa podcast mengenai kegelisahan soal kondisi olahraga Indonesia itu, Sadik pun menuangkannya dalam buku. Atlet judo era 1970-an hingga 1980-an itu menekankan pentingnya etika dalam olahraga.
"Ya, tentu. Kegelisahan itu pasti ada dasarnya. Kalau hanya marah-marah, tentu tidak masuk akal. Semua proses itu sudah kami lakukan. Kami memang orang-orang yang berada di organisasi olahraga dan memahami etika dalam olahraga. Etika itu sangat dihargai," kata Sadik.
Event besar biasanya menjadi titik balik untuk perkembangan sebuah negara. Pada 2018, Indonesia sudah sukses menyelenggarakan Asian Games. Jepang, China, dan Korea Selatan juga berubah setelah ajang besar seperti Piala Dunia atau Olimpiade.
"Kenapa saya mengatakan demikian? Jepang menyelenggarakan Olimpiade 1964 untuk menunjukkan bahwa mereka, meskipun kalah dalam perang, sudah menjadi negara yang siap dan mampu bangkit kembali," kata Sadik.
"Nah, kami berharap Asian Games 2018 di Indonesia juga bisa menjadi momentum seperti itu. Namun, setelah Asian Games 2018, bahkan memasuki 2027 dan seterusnya, kembali lagi persoalan anggaran seperti yang kita bicarakan tadi," ia menambahkan.