NADIKABAR.COM — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Yogyakarta, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi mengkampanyekan penguatan Integritas, Anti Gratifikasi dan Pengenalan Resiko Berbasis Aktivitas guna mewujudkan lingkungan kerja yang bersih transparan dan berintegritas.

"Hari ini kita melakukan kampanye untuk penguatan integritas di lingkungan LLDikti Wilayah V, termasuk di dalamnya ada Anti Gratifikasi," kata Kepala LLDikti Wilayah V Setyabudi Indartono usai penandatanganan Pakta Integritas bersama para pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, langkah tersebut sebagai komitmen berkelanjutan lembaganya dalam Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.

"Sambil berjalan, kita melakukan penguatan-penguatan zona integritas kita, tidak hanya sekedar antikorupsi. Kita sudah bebas korupsi WBK tahun 2023. Kita ingin menguatkan lagi jadi wilayah birokrasi yang bersih dan melayani," katanya.

Pihaknya juga sudah melakukan berbagai upaya akselerasi sejak 2024 setelah pada tahun 2023 mempunyai fondasi WBK (Wilayah Bebas Korupsi), kemudian melakukan penguatan pada 2025, dan pada 2026, LLDikti melakukan penguatan zona integritas menuju WBBM.

"Nah, ini kita mengadakan kegiatan dengan mengundang pimpinan perguruan tinggi untuk melakukan komitmen bersama," katanya.