"Karena kita di 2023 sudah wilayah bebas korupsi, maka betul-betul gencar memanfaatkan kampanye bebas korupsi ini menjadi salah satu tagline. Dan menuju WBBM di 2026 ini, kita memperluas aspek integritas menjadi wilayah birokrasi bersih melayani," katanya.
Dia mengatakan, kemudian mendorong integritas dari para pegawai sebagai penyampai informasi agar betul-betul melakukan penguatan integritas dan memastikan mereka tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun.
"Bahkan setiap tahun kami juga melakukan evaluasi terutama pada waktu-waktu 'rawan' begitu, seperti hari raya, kemudian akhir tahun dan sebagainya untuk melakukan patroli untuk anti gratifikasi," katanya.
Menurut dia, langkah tersebut menjadi sesuatu yang penting, karena bagi LLDikti gratifikasi sedikit kalau dibiarkan akan menjadi budaya, sehingga ketika bicara WBBM, maka equality atau kesetaraan dalam pelayanan itu harus menjadi bagian dari komitmen.
"Karena kami kan lembaga layanan pendidikan tinggi, jadi harapannya tadi kita mendorong equality dan tanpa ada favoritisme, tanpa ada gratifikasi, mereka berhak untuk mendapatkan layanan yang sama," katanya.