Dia mengatakan, penandatanganan Pakta Integritas tersebut diharapkan bukan hanya seremonial, namun menjadi pengingat bagi semua pegawai di wilayah LLDikti V agar selalu menjaga dan meningkatkan kualitas layanan yang lebih baik lagi ke depan.

"Kita juga berharap tidak hanya sekadar melakukan layanan-layanan yang pasif saja, namun proaktif, bahkan mendorong, mengakselerasi perguruan tinggi sebagai bentuk layanan kami yang proaktif untuk bisa melakukan peningkatan-peningkatan kualitas perguruan tinggi secara masif," katanya.

Lebih lanjut Kepala LLDikti juga mengatakan dalam dua tahun terakhir terjadi peningkatan luar biasa, misalnya perguruan tinggi unggul yang sebelumnya pada awal 2024 berjumlah tujuh PTS, maka sekarang ini sudah ada 10 PTS atau meningkat hampir 50 persen.

"Kemudian jumlah prodi (program studi) yang unggul dari 181 sekarang sudah 260 prodi, termasuk jumlah guru besar juga meningkat hampir 50 persen lebih. Bahkan yang meningkat lebih dari 100 persen adalah asisten ahli kita," katanya.

Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI) LLDikti Wilayah V Wika Harisa mengatakan poin-poin dalam Pakta Integritas utamanya mendorong pada integritas pelayanan, dengan mengutamakan semua stakeholder berhak mendapatkan layanan yang sama, tidak ada favoritisme.