NADIKABAR.COM — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengingatkan kepada masyarakat khususnya mahasiswa jangan mudah tergiur dengan pinjaman online (pinjol) dan paylater yang justru berpotensi merugikan dalam perjalanan ke depan.

Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga LPS KM Nuruddin di Makassar, Selasa, mengakui pesatnya akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang belum diimbangi dengan pemahaman memadai mengenai manfaat dan risikonya.

Kondisi ini, kata dia, membuat generasi muda, termasuk mahasiswa, rentan terjebak pinjaman online dan layanan paylater yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial.