NADIKABAR.COM — Koalisi pemerintahan yang dipimpin Partai Nasional konservatif meraih mayoritas tipis di parlemen dalam pemilihan umum Selandia Baru yang berlangsung ketat.

Hasil tersebut membuka peluang bagi Christopher Luxon untuk kembali menjabat sebagai perdana menteri untuk masa jabatan kedua.

Setelah 100 persen suara dihitung, koalisi pemerintah memperoleh 67 dari 131 kursi parlemen, atau satu kursi lebih banyak dari jumlah yang dibutuhkan untuk meraih mayoritas sederhana, menurut harian berbahasa Inggris setempat, NZ Herald.

Blok oposisi yang terdiri atas Partai Buruh, Partai Hijau, dan Partai Maori memperoleh 57 kursi.

Meskipun koalisi pemerintah tampaknya berpeluang kembali membentuk pemerintahan untuk masa jabatan tiga tahun kedua, penghitungan suara khusus masih belum dilakukan.

Hasil pemilu tersebut masih dapat berubah setelah sekitar 700.000 suara khusus dihitung dalam beberapa hari mendatang.

Suara khusus mencakup surat suara dari pemilih di luar negeri dan pemilih yang memberikan suara di luar daerah pemilihan mereka. Suara tersebut belum dimasukkan dalam hasil sementara.

Komisi Pemilihan dijadwalkan mengumumkan hasil resmi akhir, termasuk suara khusus, pada 27 November.