NADIKABAR.COM — Dikenal sebagai sosok "Ratu Minyak Texas", Lyndal Stephens Greth berada di peringkat 37 dalam daftar orang terkaya di Amerika Serikat (AS) kategori Forbes 400. Greth mencatatkan total kekayaan keluarga hingga US$ 28,5 miliar atau setara Rp516,09 triliun (kurs Rp18.108).

Kekayaan Lyndal Stephens Greth sebagian besar berasal dari sektor energi, khususnya minyak dan gas bumi. Di mana, portofolio aset terbesar wanita 52 tahun ini berasal dari kepemilikan saham signifikan di Diamondback Energy.

Lyndal beserta keluarganya mengantongi porsi besar saham di Diamondback Energy Inc (FANG) pada 2024. Capaian itu diperoleh usai perusahaan eksplorasi dan produksi migas swasta terbesar AS, Endeavor Energy Resources resmi diakuisisi Diamondback Energy dengan nilai US$26 miliar.

Berdasarkan data keterbukaan di pasar modal, diungkapkan bahwa keluarga Greth menguasai lebih dari 100 juta lembar saham di raksasa energi publik tersebut.

Di sisi lain, kekayaan Greth juga berasal dari pengelolaan aset investasi dan hasil likuidasi. Selain dalam bentuk kepemilikan saham publik di industri energi, kekayaannya juga dikelola melalui struktur family office. Investasi portofolio strategis itu menyusul penutupan kesepakatan di 2024.

Darah "Ratu Minyak Texas" sudah mengalir sejak kecil di tubuh Greth. Ia tumbuh di tengah ekosistem bisnis minyak Texas. Ayahnya, Autry Stephens adalah perintis dan pendiri Endeavor Energy Resources sejak 1979, membangun bisnis eksplorasi minyak dari bawah di cekungan Permian Basin, Texas.

Tak hanya mewarisi kekayaan, Greth juga mengambil peran kepemimpinan aktif di dalam perusahaan keluarga. Ia dipercayai menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi di Endeavor Energy Resources.

Sebagai penentu arah kebijakan keluarga dan perusahaan, Greth turut mengambil langkah besar ketika Endeavor setuju dilebur ke dalam raksasa minyak Diamondback Energy pada 2024.

Langkah tersebut seketika melejitkan nama dan posisi finansial keluarga Lyndal Stephens Greth di jajaran konglomerat papan atas dunia.

Keputusannya menyetujui transaksi dengan Diamondback Energy mengubah profil Endeavor dari bisnis minyak keluarga tertutup (private firm) menjadi entitas publik terkemuka (publicly traded) di Wall Street.

Meskipun begitu, Greth cukup dikenal sebagai sosok low profile di saat bergelimang kekayaan. Berbeda dari kebanyakan triliuner yang intensif menjadi konsumsi publik, Greth justru memilih untuk menjaga privasinya dengan sangat ketat.

Ia lebih memilih memfokuskan kegiatannya pada tata kelola dewan, ketimbang penampilan publik maupun eksposur media.