Menindaklanjuti aspirasi tersebut, manajemen bersama panitia keamanan melakukan koordinasi lanjutan dengan Polres Pamekasan.

Hasilnya, ketentuan pertandingan direvisi sehingga suporter Madura United diperbolehkan hadir, sedangkan pendukung Arema FC tetap dilarang menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.

Sebelumnya, pada September 2026, Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama Madura United menyatakan suporter tim tamu dapat menghadiri pertandingan kandang sepanjang mengikuti ketentuan dan pengaturan keamanan yang berlaku.

Namun, untuk pertandingan menghadapi Arema FC, kepolisian dan panitia menetapkan pembatasan khusus bagi pendukung tim tamu.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah mendukung dan mengawal proses ini," kata Sapto.