NADIKABAR.COM — Pertandingan Madura United FC melawan Arema FC pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 dipastikan dapat dihadiri suporter tuan rumah, tetapi tanpa kehadiran pendukung tim tamu.

"Ini sesuai dengan hasil koordinasi lanjutan oleh pihak manajemen Madura United FC bersama jajaran Polres Pamekasan," kata Safety and Security Officer (SSO) Madura United Sapto Wahyono di Pamekasan, Rabu sore.

Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (6/11), mulai pukul 19.00 WIB.

Stadion yang menjadi kandang Madura United itu memiliki kapasitas sekitar 7.000 penonton setelah renovasi dan penerapan kursi tunggal, berdasarkan keterangan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Pamekasan pada 2025.

Namun, jumlah penonton yang diizinkan hadir pada pertandingan melawan Arema FC belum disebutkan dalam keterangan manajemen.

Sapto menjelaskan pertandingan semula direncanakan berlangsung tanpa penonton dari kedua tim berdasarkan rekomendasi awal Polres Pamekasan yang diterima Rabu pagi.

Kepolisian tidak keberatan dengan penyelenggaraan pertandingan, tetapi awalnya menetapkan larangan kehadiran seluruh suporter, baik dari Madura United maupun Arema FC.

"Dalam surat rekomendasi yang kami terima disebutkan dengan jelas bahwa kegiatan pertandingan diselenggarakan tanpa penonton tersebut dari kedua belah pihak, baik dari tuan rumah maupun dari tim tamu," ujarnya.

Keputusan itu mendapat tanggapan dari Aliansi Suporter Madura Bersatu yang mewakili empat kabupaten di Pulau Madura.

Perwakilan suporter meminta manajemen Madura United kembali berkoordinasi dengan kepolisian agar larangan tidak diberlakukan kepada pendukung tuan rumah.

Menindaklanjuti aspirasi tersebut, manajemen bersama panitia keamanan melakukan koordinasi lanjutan dengan Polres Pamekasan.

Hasilnya, ketentuan pertandingan direvisi sehingga suporter Madura United diperbolehkan hadir, sedangkan pendukung Arema FC tetap dilarang menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.

Sebelumnya, pada September 2026, Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama Madura United menyatakan suporter tim tamu dapat menghadiri pertandingan kandang sepanjang mengikuti ketentuan dan pengaturan keamanan yang berlaku.

Namun, untuk pertandingan menghadapi Arema FC, kepolisian dan panitia menetapkan pembatasan khusus bagi pendukung tim tamu.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang telah mendukung dan mengawal proses ini," kata Sapto.