Dalam kegiatan ini, dr Bayu Lestari, M Biomed, PhD bertindak sebagai dosen pembimbing. Ia turut mengatakan saat ini kapsul terapi tersebut masih berada pada tahap in silico melalui molecular docking, sehingga masih perlu dilanjutkan dengan pengujian in vitro menggunakan sel kanker serviks dan tahap in vivo menggunakan hewan model sebelum dikembangkan untuk pemanfaatan lebih lanjut kepada masyarakat.
Akan tetapi, dalam proses pengembangannya tim ini menghadapi kendala pendanaan. Oleh sebab itu riset masih menggunakan dana pribadi. Bayu mengatakan pendanaan jadi salah satu hal yang perlu diupayakan untuk melanjutkan penelitian ke tahap berikutnya.
Walau demikian, Bayu tetap bangga atas prestasi para mahasiswa ini karena mereka memiliki ketertarikan terhadap riset sejak tahun pertama perkuliahan.
"Kalau saya sebagai pembimbing, jujur merasa bangga dengan prestasi adik-adik mahasiswa. Apalagi adik-adik ini sebenarnya masih semester 2 waktu penelitian itu, masih tahun pertama di Fakultas Kedokteran," ungkap Bayu.