"Pada awal pengujian, tangki bahan bakar diisi hingga penuh. Selanjutnya, kendaraan dijalankan mengikuti lintasan sirkuit sesuai rute yang telah ditetapkan dengan memperhatikan jarak dan waktu tempuh," bebernya.
"Setelah seluruh rangkaian pengujian selesai, jumlah bahan bakar yang telah dikonsumsi akan diukur. Data konsumsi bahan bakar tersebut kemudian dibandingkan dengan total jarak yang ditempuh dan waktu yang dibutuhkan selama pengujian," sambungnya.
Dalam waktu dekat, Bengawan Team UNS ini akan membawa kedua mobil tersebut ke ajang kompetisi nasional yang digelar di Universitas Jember pada 1-4 Oktober 2026.
"Tim sudah membidik kompetisi bergengsi tingkat internasional, Shell Eco-marathon, pada tahun depan. Nirankara versi prototype dipastikan akan menjadi wakil yang dikirim untuk berlaga di kancah dunia tersebut," pungkasnya.
Lihat juga Video 'Warga Berebut Sayur-Buah dari Mobil Hias Karnaval HUT RI di Purwakarta':