NADIKABAR.COM — Bermain game sebelum tidur menjadi kebiasaan bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki aktivitas padat sepanjang hari. Setelah menyelesaikan pekerjaan atau belajar, bermain game sering dijadikan cara untuk melepas penat sebelum beristirahat.

Namun, kebiasaan tersebut kerap dikaitkan dengan gangguan tidur. Bermain game pada malam hari disebut-sebut dapat membuat seseorang lebih sulit terlelap, mengurangi durasi tidur, hingga menyebabkan tubuh terasa lelah keesokan harinya.

Lantas, apakah anggapan bahwa main game sebelum tidur bisa mengganggu kualitas tidur merupakan mitos atau fakta?

Anggapan tersebut bukan sekadar mitos. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bermain video game menjelang waktu tidur berpotensi mengganggu pola istirahat, terutama jika dilakukan terlalu lama atau melibatkan permainan yang memicu ketegangan emosional.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sleep Medicine pada Desember 2024 berjudul Video Gaming and Sleep in Adults: A Systematic Review menganalisis 26 penelitian mengenai hubungan kebiasaan bermain video game dengan kualitas tidur orang dewasa.

Hasilnya menunjukkan bahwa bermain game secara berlebihan berkaitan dengan kualitas tidur yang lebih buruk dan perubahan waktu tidur menjadi lebih larut.

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa permainan dengan tingkat stimulasi tinggi sebelum tidur dapat memperpanjang waktu yang dibutuhkan seseorang untuk terlelap serta menurunkan efisiensi tidur.