Sebaliknya, makanan yang mengandung protein dan serat dapat membantu memperlambat pencernaan serta penyerapan glukosa ke dalam aliran darah. Jika merasa lapar menjelang tidur, seseorang dapat memilih camilan dalam porsi kecil, seperti potongan apel dengan keju, sayuran dengan hummus, atau yoghurt Yunani dengan buah beri.
Selain memengaruhi gula darah, konsumsi makanan tinggi karbohidrat dalam waktu dekat dengan jam tidur juga dikaitkan dengan penurunan kualitas tidur, termasuk berkurangnya durasi tidur gelombang lambat yang berperan dalam pemulihan tubuh.
Sebuah penelitian pada 2024 menemukan bahwa jeda kurang dari tiga jam antara makan malam dan waktu tidur berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi. Namun, temuan tersebut menunjukkan hubungan, bukan bukti bahwa makan larut malam secara langsung menyebabkan diabetes.