Sate ayam Ponorogo memiliki ciri khas yang berbeda dari sate ayam pada umumnya. Daging ayamnya tidak dipotong dadu, melainkan disayat atau difilet sehingga bentuknya memanjang.

Dilansir dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, sate ayam Ponorogo menggunakan saus atau sambal kacang sebagai salah satu dasar bumbunya.

Salah satu varian sate ayam Ponorogo adalah sate Ngepos yang dibakar, kemudian disajikan dengan siraman sambal kacang. Ada pula sate Setono yang memiliki saus kacang dengan warna lebih cerah.

Tahu tek merupakan makanan khas Surabaya yang juga menggunakan kacang tanah dalam bumbunya. Hidangan ini biasanya terdiri dari tahu goreng, lontong, kentang, tauge, dan bahan pelengkap lainnya.

Dilansir dari Garuda Kemdikbud, bumbu tahu tek dibuat dari petis, kacang tanah, cabai, dan bawang putih yang diulek hingga menghasilkan bumbu dengan tekstur kental.

Kombinasi kacang tanah dan petis membuat tahu tek memiliki cita rasa gurih dan khas. Bumbu tersebut kemudian disiramkan ke atas tahu dan bahan lainnya sebelum disajikan.

Rujak cingur merupakan kuliner khas Surabaya yang menggunakan bumbu berbahan kacang dan petis. Hidangan ini terdiri dari cingur atau moncong sapi yang dimasak hingga empuk, kemudian dicampur dengan sayuran, buah-buahan, tahu, tempe, dan lontong.