Berdasarkan data Warisan Budaya dari Kemendikbudristek, bumbu rujak cingur dibuat dengan mencampurkan petis dan kacang bersama sejumlah bumbu lainnya. Cita rasa rujak cingur cukup kompleks karena memadukan rasa gurih, manis, pedas, dan aroma khas petis.

Pecel semanggi merupakan kuliner tradisional Surabaya yang menggunakan daun semanggi sebagai bahan utamanya. Daun tersebut biasanya dikukus kemudian disajikan dengan bumbu kacang yang telah dicampur petis.

Bumbu kacangnya menjadi bagian penting yang memberikan rasa gurih, manis, dan pedas pada hidangan. Pecel semanggi umumnya dinikmati bersama kerupuk uli. Cara makannya pun cukup khas karena kerupuk tersebut dapat digunakan sebagai pendamping saat menyantap semanggi dan bumbunya.

Penggunaan kacang tanah dalam makanan khas Jawa Timur tidak selalu menghasilkan rasa yang sama. Pada pecel, kacang menjadi bahan utama sambal yang memberikan rasa gurih dan pedas. Sementara pada sate, bumbu kacang berpadu dengan kecap untuk menghasilkan rasa manis dan gurih.

Pada makanan seperti tahu tek dan rujak cingur, kacang juga berpadu dengan petis sehingga menghasilkan rasa yang lebih kuat. Keragaman tersebut menunjukkan bahwa satu bahan dapat menghasilkan karakter rasa berbeda ketika diracik dengan bumbu khas masing-masing daerah.

Jika ingin mencoba makanan khas Jawa Timur dengan bumbu kacang, pecel Madiun, sate Madura, sate ayam Ponorogo, tahu tek, rujak cingur, dan pecel semanggi dapat menjadi pilihan.