Karena itu, Jupiter menilai sistem perparkiran di Jakarta perlu dikelola secara tertib dan berkeadilan, dengan turut memperhatikan kepentingan para pekerja transportasi online.
Dia juga mengusulkan penyediaan titik khusus ojol, sistem pencatatan waktu yang transparan, serta pengawasan agar fasilitas parkir gratis tersebut tidak disalahgunakan.
"Jangan sampai masyarakat dan pengemudi ojol yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mengambil atau mengantarkan pesanan justru terbebani biaya parkir yang tidak proporsional," ujarnya.
Jupiter menegaskan Pansus akan meminta Pemprov DKI Jakarta mengambil langkah evaluasi dan penegakan aturan apabila rekomendasi parkir gratis 30 menit bagi ojol tidak ditindaklanjuti oleh pengelola parkir swasta.