Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi daging unggas tidak berhubungan dengan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Namun, ini bukan berarti daging ayam secara langsung dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung.
Udang seringkali dihindari oleh orang yang berupaya mengendalikan kadar kolesterol.
Ahli gizi Renee Korczak mengatakan bahwa udang memang mengandung kolesterol, tetapi kandungan lemak jenuhnya rendah.
Satu porsi udang seberat tiga ons mengandung sekitar 161 miligram kolesterol, tetapi hampir tidak mengandung lemak jenuh.
"Bagi kebanyakan orang, asupan lemak jenuh dan pola makan secara keseluruhan jauh lebih berpengaruh terhadap kadar kolesterol LDL," kata Korczak merujuk pada low density lippoprotein yang dikenal sebagai kolesterol jahat.
Udang juga menyediakan sejumlah kecil asam lemak omega-3, yang dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol.
Routhenstein mengemukakan bahwa dampak konsumsi udang terhadap kadar kolesterol LDL berbeda-beda pada setiap individu.