Menurut dia, konsumsi udang mungkin menimbulkan peningkatan kadar LDL yang lebih besar pada orang dengan tingkat respons tinggi terhadap kolesterol dari makanan dibandingkan pada orang dengan tingkat respons rendah.

Korczak mengatakan bahwa daging ayam dan udang sama-sama bisa menjadi bagian pola makan yang menyehatkan jantung asal diolah dengan cara yang sehat tanpa menggunakan banyak minyak, mentega, dan bahan berlemak tinggi.

Routhestein menyampaikan bahwa jika tujuan khususnya untuk meminimalkan asupan kolesterol, dada ayam tanpa kulit umumnya bisa menjadi pilihan yang lebih unggul.

"Jika tujuannya adalah meminimalkan lemak jenuh sembari tetap memperoleh protein berkualitas tinggi, udang tanpa tambahan bumbu bisa menjadi pilihan yang baik," katanya.

Dalam upaya menekan asupan kolesterol dan lemak, daging ayam dan udang disarankan diolah menggunakan lemak sehat dan metode memasak yang sehat, misalnya dipanggang, dikukus, direbus, atau ditumis menggunakan sedikit minyak.

Selain itu, daging ayam maupun udang dapat disajikan bersama sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh yang kaya serat untuk menjaga kadar kolesterol.

Penerjemah: Farika Nur Khotimah