NADIKABAR.COM — Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) mendorong semakin banyak inovasi yang mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat melalui Mandaya Awards dan Innovilleague 2026.

"Tahun ini, perhelatan tersebut menarik sebanyak 764 aktivitas dan inovasi yang melibatkan sekitar 1.600 penggerak, menunjukkan besarnya potensi gerakan pemberdayaan yang tumbuh di berbagai daerah," kata Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM Abdul Haris dalam siaran pers Kemenko PM di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, pemberdayaan tidak cukup berhenti pada pemberian bantuan.

"Kita tidak ingin memberikan bantuan terus-menerus, tetapi mengubah paradigma, bahwa bantuan harus diupayakan menuju pemberdayaan," kata Abdul.

Masyarakat perlu didukung agar memiliki keterampilan, kesempatan, dan akses untuk mengembangkan potensi serta membangun kemandirian ekonomi.