Sedangkan kalium membantu mengatur tekanan darah dan asam punisat mengurangi proses yang terlibat dalam aterosklerosis.
Manaker melanjutkan biji delima dapat membantu memulihkan otot selama berolahraga karena menyediakan karbohidrat alami, yang dapat membantu mengisi kembali simpanan glikogen yang digunakan selama latihan, dan kalium, yang memainkan peran penting dalam keseimbangan cairan dan fungsi otot normal.
Walaupun bermanfaat, Gray menyarankan untuk tidak mengonsumsi biji delima secara berlebihan, karena memakannya terlalu cepat sekaligus dapat menyebabkan sakit perut. Ini dapat mencakup gejala seperti gas, kembung, dan kram perut, terutama jika kita biasanya tidak mengonsumsi makanan tinggi serat.
Manaker turut menambahkan jumlah biji yang sangat banyak dapat menimbulkan masalah bagi orang dengan kondisi pencernaan yang sudah ada, seperti pergerakan usus yang lambat, penyempitan struktural, atau riwayat operasi gastrointestinal tertentu. Demikian pula, jika memiliki sindrom iritasi usus (IBS) atau kondisi pencernaan sensitif lainnya.
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti