NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap rencana revitalisasi Kampung Bali, Kebon Melati, Kebon Kacang, Jakarta Pusat (Jakpus), dengan memanfaatkan teknologi akal imitasi (artificial intelligence/AI). Revitalisasi kawasan itu ditargetkan rampung pada 2028.

Pramono mengatakan penerapan AI tersebut merupakan bagian dari kerja sama strategis Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) di bidang teknologi. Jakarta nantinya akan menjadi salah satu daerah yang menerapkan AI secara langsung untuk menyelesaikan persoalan perkotaan.

"Jakarta mempersiapkan diri untuk terlibat dalam kemitraan strategis antara Indonesia dengan Korea di bidang artificial intelligence," kata Pramono di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026).

Pramono menyebut Jakarta memiliki hubungan sister city dengan sejumlah kota di Korea Selatan, seperti Seoul, Jeju, Chungcheongnam-do, hingga Nonsan City. Dia mengatakan kerja sama tersebut menjadi salah satu modal untuk mengembangkan penerapan AI di Jakarta.

Salah satu proyek yang disiapkan ialah revitalisasi kawasan Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang. Kawasan sepanjang 2,3 kilometer itu akan dibenahi dengan pendekatan AI tanpa melakukan penggusuran terhadap warga.

"Secara khusus Jakarta ingin menerapkan program AI ini secara aplikasi langsung di lapangan. Maka ada 2,3 kilo di Kampung Bali, Kebon Melati, dan daerah Tanah Abang, Kebon Kacang. Kita akan menerapkan pendekatan AI untuk melakukan renovasi, revitalisasi tanpa melakukan penggusuran di tempat itu," ujarnya.