Menurut Pramono, konsep revitalisasi tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan dan penyempurnaan. Dia berharap proyek itu dapat menjadi contoh penerapan AI untuk menyelesaikan persoalan kawasan kumuh di Jakarta.
"Intinya bahwa AI bisa diterapkan untuk menjadi solusi penyelesaian persoalan kampung kumuh di Jakarta," tuturnya.
Pramono menjelaskan AI nantinya tidak hanya digunakan untuk desain kawasan. Teknologi tersebut juga akan diterapkan dalam sejumlah aspek penataan kawasan, termasuk CCTV dan cara penanganannya.
"Untuk AI yang diterapkan di Kebon Kacang dan sebagainya itu pertama tentunya hal yang berkaitan dengan CCTV, desainnya, cara penanganannya dan sebagainya," jelasnya.
Dia menargetkan proses pembenahan kawasan tersebut dapat selesai pada 2028. Pramono ingin kawasan yang saat ini memiliki persoalan kekumuhan dapat berubah menjadi lingkungan yang lebih tertata tanpa harus menggusur warga.
"Kebetulan di Kebon Kacang dan sebagainya ini 2,3 kilo, di situ ada juga masjid, ada musala, ada tempat ibadah yang lainnya," ucapnya.