NADIKABAR.COM — Tim Manggala Agni daerah operasi (Daops) Dumai dan Pekanbaru (Riau) diterjunkan ke Jambi untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional (TN) Berbak dan Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam (OKH) di wilayah tersebut.

"Desa Rantau Rasau Desa, Kecamatan Berbak ada satu tim dari TN Berbak Sembilang, akan diisi dari Manggala Agni Daops Dumai (Riau), dan Daops Pekanbaru akan diletakkan di posisi kebakaran di Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang," kata Kepala Manggala Agni Daops Bukit Tempurung Sandi Prabowo di Kota Jambi, Sabtu.

Ia menjelaskan terhitung hari ini (17/10), personel tambahan yang diterjunkan di enam titik Karhutla di kawasan Tahura OKH dan TN Berbak Sembilang sebanyak 52 personel.

Dengan rincian titik penempatan personel meliputi ​dua tim dari Daops Kota Jambi dan Daops Muaro Tebo untuk penanganan di Tahuran OKH.

Satu tim dari Taman Nasional Berbak dan Sembilang di Desa Sungai Rambut (Berbak), satu tim di Desa Rantau Rasau Desa, dari Taman Nasional Berbak dan Sembilang.

Satu tim untuk Desa Simpang Datuk (Nipah Panjang), diisi oleh Manggala Agni Daops Dumai. Lalu, satu tim di Sungai Cemara dari personel Daops Pekanbaru.

Sementara itu, khusus di Labuhan Pering (Sadu) di tempatkan tiga tim, masing-masing dari Daops Bukit Tempurung dan akan bergabung dengan rekan BPBD dan Disbunak Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dengan begitu, lanjut dia, secara keseluruhan Manggala Agni mengerahkan sebanyak 92 personel beserta peralatan lengkap untuk menangani keenam titik tersebut.

Sandi menjelaskan ketersediaan air yang tidak mencukupi di semua lokasi kebakaran menjadi kendala utama.

Berdasarkan Satgas Karhutla Provinsi Jambi, selama 1 Januari hingga 16 Oktober 2026, luas lahan yang terbakar tercatat seluas 4.363,86 hektare (ha).

Personel telah diletakkan di posisi masing-masing, akan melaksanakan strategi pemadaman berdasarkan jarak dan sumber titik api, dan situasi di lapangan.