Baru-baru ini, CEO DeepSeek tersebut menunjukkan ketertarikannya pada embodied AI, teknologi yang membantu robot berinteraksi langsung dengan lingkungan dunia nyata. Sang miliarder bertemu dengan sejumlah pengusaha untuk menjajaki peluang investasi.
DeepSeek juga mempertimbangkan untuk membentuk tim risetnya sendiri atau berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang tersebut. Sumber lain mengungkapkan bahwa ia sebelumnya sempat mengakui bahwa DeepSeek masih tertinggal dari GPT-6 dalam beberapa kemampuan intinya.
Selain dari aktivitas risetnya, perkembangan pesat DeepSeek juga telah mendongkrak kekayaan Liang Wenfeng secara signifikan.
Presiden Hurun Research, Rupert Hoogewerf, menjelaskan pihaknya tidak memasukkan pengusaha ini dalam peringkat tahun lalu karena DeepSeek belum menargetkan komersialisasi saat itu. Tahun ini, perusahaan tersebut mencapai valuasi lebih dari USD 50 miliar.
Daftar orang terkaya tahun ini juga diisi 262 wajah baru, mayoritas berkecimpung di bidang AI, semikonduktor, dan robotika. Posisi puncak masih diduduki pendiri ByteDance, Zhang Yiming, dengan perkiraan kekayaan USD 100,5 miliar.