"Kami mohon kepada pemilik kendaraan, termasuk sopir dan kendaraan sendiri, kita akan perketat ke depan. Saya mohon kerja samanya karena banyak masyarakat yang sedang mengantri dan memang betul-betul butuh," imbuhnya.
Pengawasan akan melibatkan unsur kepolisian, Pertamina, serta jajaran Pemprov Sulsel. Tim di lapangan akan terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran dan pengisian BBM di SPBU.
Pemprov Sulsel juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Hal itu mengingat kebijakan dan kewenangan terkait BBM berada dalam koordinasi pemerintah pusat.
Dia kembali mengajak warga agar tidak melakukan panic buying. Kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar distribusi BBM dapat berjalan dengan baik dan masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh BBM secara wajar.
"Kami meminta kepada semua tertib dalam pengisian. Kami mohon kerja samanya kepada masyarakat yang kami cintai dan tetap sabar," pungkasnya.