Kasus terbaru ini melibatkan seorang personel Marinir AS yang ditugaskan di Okinawa, yang telah ditangkap oleh kepolisian setempat atas dugaan membunuh seorang wanita berusia 39 tahun di sebuah hotel di Naha dan mencuri dompet korban.

Takaichi, seperti dilansir AFP, Senin (5/10/2026), mengatakan bahwa pemerintah telah melayangkan protes keras kepada AS. Dia mendesak adanya "kerja sama penuh dalam penyelidikan" dan "penegakan disiplin yang ketat di kalangan personel militer AS".

"Terjadinya kejahatan keji semacam ini sangatlah disesalkan," ujar Takaichi saat berbicara di hadapan anggota parlemen Jepang pada Senin (5/10).