NADIKABAR.COM — Pembalap Idemitsu Honda Team Asia Mario Suryo Aji mengaku percaya diri dalam menghadapi Moto2 Grand Prix Indonesia 2026, setelah menjalani sesi latihan bebas pertama (FP1) dan practice di Sirkuit Internasional Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Tidak terlalu buruk, kami menyelesaikan FP1 dengan hasil yang cukup bagus di peringkat ke-16 dari total 28 pembalap, walaupun saat practice di posisi ke-23 karena saya terjatuh," kata pembalap asal Indonesia itu saat diwawancarai ANTARA, seusai mengikuti sesi practice, Jumat sore.
Pembalap itu membukukan waktu 1 menit 33,604 detik, terpaut 0,902 detik dari pembalap tercepat, Izan Guevara, yang membukukan waktu 1 menit 32,702 detik pada saat FP1.
Hasil tersebut menjadi modal awal bagi Mario untuk melanjutkan penyesuaian motor di hadapan pendukungnya sendiri. Namun, dia belum mampu memaksimalkan sesi practice pada sore hari, setelah mengalami kecelakaan ketika berupaya meningkatkan performanya.
Mario mengaku terjatuh karena kesalahannya sendiri. Meski demikian, dia mengaku perasaannya saat mengendarai motor sebelum insiden tersebut cukup positif, sehingga tetap optimistis menghadapi sesi FP2, pada Sabtu (10/10).
Pembalap berumur 22 tahun itu menambahkan, timnya akan melanjutkan evaluasi dan melakukan sejumlah perbaikan pada sesi FP2, guna mendapatkan pengaturan motor yang lebih kompetitif.
Mario berharap perbaikan tersebut dapat membantunya meningkatkan kecepatan dan menemukan konsistensi menjelang kualifikasi serta balapan utama. Kesempatan tampil di kandang sendiri menjadi momentum penting baginya guna menunjukkan perkembangan di kelas Moto2.
Berdasarkan jadwal resmi MotoGP, rangkaian hari pertama Grand Prix Indonesia berlangsung melalui sesi FP1 saat pagi hari dan practice pada sore hari. Sementara itu, FP2 dan kualifikasi dijadwalkan berlangsung pada Sabtu sebelum rangkaian balapan akhir pekan mencapai puncaknya pada Minggu (11/10).