Ia juga mencontohkan sejumlah bendungan yang belum dilengkapi jaringan irigasi sehingga airnya belum bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk mengairi lahan pertanian. Dari lima bendungan baru dengan potensi layanan hampir 40.000 hektare sawah, baru sekitar 38,5% lahan yang terlayani.

Persoalan lainnya adalah pembangunan fasilitas publik yang belum diikuti ketersediaan infrastruktur pendukung. Nazib mencontohkan pembangunan Sekolah Rakyat yang perlu dipastikan memiliki akses jalan dan listrik agar dapat beroperasi secara optimal.

"Jadi contoh misalnya SR (Sekolah Rakyat) dibuat, tapi jalannya belum, listriknya belum ada, nah ini harus kita pantau betul-betul karena ini program Bapak Presiden Prabowo Subianto," tutup Nazib.