Namun, situasi tersebut justru menjadi kesempatan bagi Iva dan Niko untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dengan imajinasi Iva yang tak pernah kehabisan akal serta keberanian dan ketenangan Niko, keduanya berusaha menghadapi berbagai tantangan yang muncul.

"Ada keceriaan di balik setiap tantangan. Begitulah sudut pandang anak yang ingin saya tonjolkan di skenario ini," papar M. Haris Suhud.

Di sisi produksi, produser Pilip Tenonet dan Husnie Ramdan Rai berharap film ini dapat menambah khazanah perfilman anak Indonesia, sekaligus menghadirkan tontonan yang menghibur dan meninggalkan kesan positif bagi keluarga.

"Tontonan film untuk anak di bioskop semakin marak. Kami berharap bisa ambil bagian memberi film yang tidak cuma menghibur, tapi juga membawa kesan positif usai menonton," ujar Pilip.

Husnie Ramdan Rai yang juga bertindak sebagai sutradara menyampaikan bahwa persiapan produksi telah memasuki tahap akhir. Proses reading pun segera dituntaskan sebelum para pemain dan kru berangkat ke lokasi pengambilan gambar.

"Reading sudah memasuki tahap akhir. Big Reading hari ini. Artinya kami siap ke lokasi untuk pengambilan gambar," pungkas Husnie.

Selain Masayu Anastasia dan Sule, film Panik Gak Tuh turut dibintangi Iva Delvanna, Zuhri, Mael Lee, Davi Sumbing, Alvin Adams, Ryuken Lie, Aline Fauziah, Chika, dan Bambang Ceper.