NADIKABAR.COM — Rumah produksi SEEV Entertainment bekerja sama dengan Air Play dan Kesan Sinema bersiap memproduksi film drama petualangan anak berjudul Panik Gak Tuh. Dibintangi sejumlah nama, termasuk Masayu Anastasia danSule, film ini menawarkan kisah petualangan dua bersaudara yang dibalut komedi dan pesan positif untuk penonton keluarga.
Bagi Masayu Anastasia, keterlibatannya dalam film ini menjadi pengalaman tersendiri. Ia mengaku antusias karena Panik Gak Tuh mengangkat sudut pandang anak-anak dalam menghadapi berbagai persoalan hidup.
"Film ini membuat saya antusias bergabung karena dengan sudut pandang anak, dunia terkesan baik-baik saja. Apa pun masalahnya, pasti ada solusinya," kata Masayu Anastasia di Kemang, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/10/2026).
Masayu juga mengungkapkan keseruan selama menjalani proses reading bersama para pemain. Menurutnya, suasana yang cair dan penuh canda membuat proses membangun chemistry antarpemain terasa lebih mudah.
"Kalau keseruan sih seru banget. Karena kita kebanyakan juga ketawa-ketawa. Terus bikin bonding buat chemistry-nya juga enggak sulit. Buat aku yang baru pertama kali drama komedi anak-anak, lucu saja. Jadi, pas reading juga serius enggak serius," ujar Masayu.
Suasana reading yang diwarnai celetukan para pemain, terutama mereka yang memiliki latar belakang komedi, bahkan menjadi tantangan tersendiri bagi Masayu untuk menahan tawa.
"Iya. Makanya tiap kali kita reading, ada yang nyeletuk ini, nyeletuk itu. Jadi, kadang-kadang suka enggak habis-habis," tuturnya.
Selain berbagi cerita tentang keseruan reading, Masayu juga menanggapi keterlibatannya dalam proyek yang mempertemukannya dengan sejumlah pemain dari generasi berbeda serta orang-orang yang sedang mengembangkan karier di bidang perfilman. Baginya, perbedaan generasi maupun pengalaman bukanlah persoalan.
"Buat aku sih enggak masalah. Kadang-kadang belum tentu mereka juga enggak berpengalaman," ungkapnya.
Secara khusus, Masayu mengaku bangga bisa terlibat dalam proyek yang disutradarai oleh Oki, sosok yang telah lama dikenalnya. Ia mengetahui bahwa menjadi sutradara merupakan cita-cita yang ingin diwujudkan Oki sejak beberapa tahun lalu.
"Apalagi kayak aku sama Oki dari dulu kita berteman dan aku tahu memang dia cita-citanya dari berapa tahun yang lalu memang pengin jadi director. Makanya ketika ditelepon, aku adalah salah satu orang yang bangga dia akhirnya bisa mewujudkan cita-citanya," kata Masayu.
Ditulis oleh M. Haris Suhud, Panik Gak Tuh berkisah tentang liburan keluarga yang berubah menjadi pengalaman tak terlupakan bagi dua bersaudara, Iva (9) dan Niko (12).
Iva digambarkan sebagai anak yang memiliki cara berpikir unik. Ia selalu punya sudut pandang sendiri dalam menghadapi berbagai hal, mulai dari soal matematika tersulit hingga pertanyaan-pertanyaan absurd tentang dunia. Sementara itu, Niko merupakan sosok kakak yang tenang dan protektif, selalu berusaha menjaga adiknya meski menyimpan impian besar untuk dirinya sendiri.
Petualangan mereka dimulai ketika liburan keluarga ke Villa Senja berjalan jauh dari rencana. Keduanya harus menghadapi situasi sulit setelah ditinggalkan sendirian dan berhadapan dengan dua penjahat bernama Juki dan Iwenk, yang menganggap mereka hanya anak-anak yang mudah ditaklukkan.
Namun, situasi tersebut justru menjadi kesempatan bagi Iva dan Niko untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dengan imajinasi Iva yang tak pernah kehabisan akal serta keberanian dan ketenangan Niko, keduanya berusaha menghadapi berbagai tantangan yang muncul.
"Ada keceriaan di balik setiap tantangan. Begitulah sudut pandang anak yang ingin saya tonjolkan di skenario ini," papar M. Haris Suhud.
Di sisi produksi, produser Pilip Tenonet dan Husnie Ramdan Rai berharap film ini dapat menambah khazanah perfilman anak Indonesia, sekaligus menghadirkan tontonan yang menghibur dan meninggalkan kesan positif bagi keluarga.
"Tontonan film untuk anak di bioskop semakin marak. Kami berharap bisa ambil bagian memberi film yang tidak cuma menghibur, tapi juga membawa kesan positif usai menonton," ujar Pilip.
Husnie Ramdan Rai yang juga bertindak sebagai sutradara menyampaikan bahwa persiapan produksi telah memasuki tahap akhir. Proses reading pun segera dituntaskan sebelum para pemain dan kru berangkat ke lokasi pengambilan gambar.
"Reading sudah memasuki tahap akhir. Big Reading hari ini. Artinya kami siap ke lokasi untuk pengambilan gambar," pungkas Husnie.
Selain Masayu Anastasia dan Sule, film Panik Gak Tuh turut dibintangi Iva Delvanna, Zuhri, Mael Lee, Davi Sumbing, Alvin Adams, Ryuken Lie, Aline Fauziah, Chika, dan Bambang Ceper.