Sepanjang Januari-September 2026, KRL Jabodetabek melayani 270.892.261 pelanggan, meningkat 6,02 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 sebanyak 25.520.949 pelanggan.

Menurut Anne gangguan pada suatu layanan dapat berdampak pada perjalanan lainnya, terutama saat jam sibuk ketika kebutuhan mobilitas masyarakat meningkat.

Dalam kondisi saat terjadi kendala, KAI melakukan pengaturan perjalanan dan penyesuaian operasional untuk menjaga kelancaran layanan serta meminimalkan dampak terhadap pelanggan.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak gangguan perjalanan. Perusahaan menyatakan akan terus memantau kinerja rangkaian KRL INKA dan mengawal proses perbaikan bersama dengan pihak manufaktur.

"Yang kami minta jelas yaitu penyelesaian harus sampai tuntas dan hasilnya harus terlihat pada performa rangkaian di lapangan. Pelanggan membutuhkan kepastian bahwa sarana yang digunakan setiap hari dapat diandalkan. Itu yang akan terus kami kawal," tegas Bobby.