NADIKABAR.COM — Mata bintitan mungkin sering terlihat seperti masalah kecil, namun, benjolan yang muncul berulang kali di kelopak mata bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain menimbulkan rasa nyeri dan kemerahan, kondisi ini juga dapat membuat mata terasa tidak nyaman ketika berkedip.

Bintitan atau hordeolum merupakan benjolan yang umumnya muncul akibat infeksi bakteri pada kelenjar minyak atau folikel rambut di sekitar bulu mata. Sebagian besar kasus dapat membaik dengan sendirinya, tetapi bintitan yang sering kambuh sebaiknya tidak diabaikan.

Kebiasaan sehari-hari, seperti menyentuh mata dengan tangan kotor, kurang menjaga kebersihan kosmetik, hingga kondisi tertentu pada kelopak mata, dapat meningkatkan risiko terjadinya bintitan.

Lantas, apa saja faktor yang membuat seseorang lebih rentan mengalami mata bintitan dan bagaimana cara mencegahnya? Berikut penjelasannya.

1. Kebiasaan menyentuh mata dengan tangan kotor

Salah satu faktor risiko bintitan adalah menyentuh atau menggosok mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Bakteri yang menempel pada tangan dapat berpindah ke area kelopak mata dan menyebabkan infeksi.

Kebiasaan ini bisa terjadi tanpa disadari, misalnya ketika mata terasa gatal, lelah, atau ada benda asing yang mengganggu.

Untuk mengurangi risikonya, biasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum menyentuh area mata. Hindari pula menggosok mata terlalu sering, terutama ketika tangan belum bersih.

2. Kebersihan kosmetik mata yang kurang terjaga

Penggunaan maskara, eyeliner, dan kosmetik mata lainnya juga dapat meningkatkan risiko bintitan apabila kebersihannya tidak diperhatikan.

Kosmetik yang sudah kedaluwarsa, digunakan terlalu lama, atau dipakai bersama orang lain berpotensi menjadi sumber kontaminasi. Kebiasaan tidur tanpa membersihkan riasan mata juga dapat mengganggu kebersihan area kelopak mata.