β€œKenapa enggak matcha lokal saya dikembangkan lebih besar?” kata Rizalnya.

Peluang itu semakin terbuka ketika pasokan bahan baku dari Jepang menghadapi tantangan. Pada 2022–2023, permintaan matcha meningkat, sementara pasokan semakin sulit diperoleh dan harganya terus naik.

β€œBahan bakunya susah dari Jepang, harganya terus-terusan naik,” ujarnya.

Situasi tersebut membuka ruang bagi produk lokal. Rizal kemudian mengembangkan pengolahan dengan memanfaatkan pasokan daun teh dari petani dan pemasok di sekitar Ciwidey. Dari sana, pucuk teh yang semula dipasarkan sebagai bahan baku industri diarahkan menjadi produk dengan karakter dan nilai ekonomi berbeda.