Dia melanjutkan program ini juga menargetkan penyerapan tenaga kerja hingga 89.000 orang yang akan ditempatkan sebagai operator kapal, admin, hingga pengurus dokumen kapal. Dari jumlah tersebut, 55.000 orang di antaranya dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan awak kapal perikanan seperti nakhoda, perwira, kepala kamar mesin, dan anak buah kapal.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan peningkatan produksi perikanan tangkap hingga 2,3 juta ton per tahun, peningkatan pendapatan nelayan sebesar 20,6 triliun rupiah per tahun, serta peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor sumber daya alam perikanan sebesar Rp 1,8 triliun per tahun.
Lihat juga Video: Kapal Ikan China Diamankan di Perairan Selatan Bali