NADIKABAR.COM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi meluncurkan MAGMA Indonesia versi terbaru, yang memuat informasi aktivitas gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah dalam satu layanan.
Dengan begitu, warga kini bisa mengetahui apakah posisinya berada di kawasan rawan bencana geologi langsung dari ponsel. Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan, data dari sistem yang dibangun dapat dibagikan ke Kementerian/Lembaga lain.
"Jadi nanti dari pemanfaatan sistem yang sudah dibangun, informasi yang sudah dibangun ini kita bisa sharing-kan dengan Kementerian/Lembaga," ujar Yuliot dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2026).
Dengan begitu, pelayanan informasi kebencanaan dan mitigasi risiko bagi keselamatan masyarakat bisa berjalan dalam satu rangkaian. Yuliot juga meminta hasil pemantauan diterjemahkan menjadi langkah nyata di setiap instansi.
"Dari mitigasi ini harus kita uraikan di dalam rencana aksi untuk setiap Kementerian/Lembaga," tambah Yuliot.