NADIKABAR.COM — Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berziarah ke makam Guruh Soekarnoputra di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Selatan, Rabu (4/11) sore untuk mengenang 40 hari wafatnya adik bungsunya itu.
Megawati tiba di TPU Tanah Kusir disambut putranya yang juga Ketua DPP PDIP, M Prananda Prabowo, bersama sang istri, Nancy Prabowo, serta keponakannya, Puti Guntur Soekarno, dan sejumlah anggota keluarga besar Bung Karno. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno turut menyambut kedatangan Megawati.
Setibanya di area pemakaman, Megawati berjalan perlahan menuju pusara dengan menggandeng tangan Prananda Prabowo, yang akrab disapa Mas Nanan. Prananda kemudian mempersilakan ibundanya duduk di kursi yang telah disiapkan di dekat makam Guruh.
Suasana hening menyelimuti prosesi ziarah ketika lantunan doa dipanjatkan untuk almarhum Guruh Soekarnoputra. Megawati tampak khusyuk mengikuti doa bersama keluarga besarnya.
Di tengah prosesi tersebut, Megawati beberapa kali terlihat mengusap matanya. Momen itu menjadi salah satu pemandangan yang menyentuh dalam ziarah mengenang 40 hari kepergian sang adik bungsu.
Usai pembacaan doa, Megawati terlebih dahulu melakukan tabur bunga di makam ibundanya, Fatmawati Soekarno, Ibu Negara pertama Republik Indonesia yang dikenal sebagai sosok penjahit bendera pusaka Merah Putih. Megawati menaburkan bunga di atas pusara sang ibu, kemudian menuangkan air dari botol yang dibawanya.
Setelah itu, dengan kembali menggandeng tangan Prananda, Megawati melangkah menuju makam Guruh.
Sesampainya di depan pusara sang adik, Megawati langsung mengulurkan tangan dan mengusap nisan kayu yang menandai tempat peristirahatan terakhir Guruh. Megawati kemudian meminta Prananda menancapkan sejumlah bunga di bagian depan nisan.
Dengan penuh perhatian, Megawati menyaksikan putranya menata dan menancapkan bunga sedap malam ke dalam pot yang ditempatkan di depan pusara Guruh. Setelah bunga tertata, Megawati menuangkan air dari botol ke atas pusara adik bungsunya tersebut.