NADIKABAR.COM — Seperti diberitakan ANTARA, pada pukul 04.16 WIB, Sabtu, 26 September 2026, Guruh Soekarnoputra mengembuskan napas terakhir di Jakarta dalam usia 73 tahun.

Berita itu segera bergerak dari satu layar ke layar lain, seperti kabar duka pada umumnya. Namun, ada sesuatu yang menarik dalam cara kita memberitakannya, bahwa hampir seketika, nama Guruh disertai keterangan yang sudah begitu akrab, "anak bungsu Soekarno."

Keterangan itu tentu benar dan relevan secara jurnalistik. Guruh memang putra bungsu Soekarno dan Fatmawati. Namun, ada perbedaan antara fakta biografis dan identitas yang terus-menerus dilekatkan. Fakta biografis menjelaskan asal-usul seseorang, sedangkan identitas yang terlalu lama ditempelkan justru dapat menghalangi kita melihat arah langkahnya sendiri.