NADIKABAR.COM — Publik dihebohkan kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilakukan oleh tiga mantan petinggi Polri. Penyadapan petinggi negara juga pernah terjadi di Amerika Serikat dalam Skandal Watergate yang legendaris.
Jangankan Indonesia, negara sebesar Amerika Serikat saja pernah dihebohkan dengan skandal penyadapan di level pejabat tinggi negara. Skandal Watergate menjadi salah satu skandal politik paling legendaris dalam sejarah Negeri Paman Sam.
Kasus ini bermula dari aksi pembobolan dan penyadapan kantor Partai Demokrat pada 1972 menjelang Pemilihan Presiden Amerika. Saat itu Partai Demokrat mengusung George McGovern sebagai capres. Buntutnya, Presiden AS Richard Nixon yang sudah menang pemilu akhirnya mengundurkan diri.
Peristiwa itu terjadi di kompleks Watergate, Washington DC. Pada 17 Juni 1972, lima orang ditangkap saat menyusup ke kantor Komite Nasional Partai Demokrat atau Democratic National Committee (DNC). Mereka bukan sekadar pencuri, melainkan bagian dari operasi pengumpulan informasi politik.
Seperti dikutip NadiKabar dari National Archives, Rabu (4/11/2026) perangkat penyadap elektronik telah dipasang di kantor DNC pada 28 Mei 1972. Para pelaku kembali pada 17 Juni untuk memperbaiki perangkat tersebut, tetapi tertangkap ketika sedang beraksi.
Aksi itu kemudian menjadi pintu masuk penyelidikan yang mengungkap upaya menutup-nutupi keterlibatan orang-orang di sekitar pemerintahan Nixon. Seperti dikutip dari Library of Congress, penyelidikan media lewat pemberitaan, jaksa khusus, dan rapat Kongres selama dua tahun akhirnya berujung pada pengunduran diri Nixon pada Agustus 1974.