Pergantian kepemimpinan Polri pada 1 Oktober 2026 memberikan konteks aktual. Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Suyudi, yang sebelumnya menjabat Kepala BNN, menyampaikan bahwa konsolidasi internal serta evaluasi program berjalan akan menjadi langkah awal.
Pernyataan Kapolri terpilih tersebut mengandung prinsip penting bahwa reformasi yang sehat tidak identik dengan memutus masa lalu. Ada pengetahuan organisasi, kebijakan teruji, dan infrastruktur yang membutuhkan penyempurnaan, bukan penggantian total.