Ia turut membagikan pengalaman menarik saat seorang pengunjung asal Timor Leste yang tertarik dengan produk EconiQ langsung memborong 11 buah Pouch Rupa Baru sekaligus.

Momen tersebut menjadi pengalaman membanggakan bagi dirinya karena karya daur ulang mereka mendapat apresiasi dari pembeli mancanegara.

"Hal ini juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan produk fashion berkelanjutan yang tidak hanya memiliki nilai estetika dan fungsi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui pemanfaatan kembali limbah tekstil," ujar Dian.

Selain itu, Dian mengungkapkan EconiQ mendapatkan respons yang sangat positif dari Pertamina perihal produk daur ulang berbahan seragam bekas perusahaan pelat merah tersebut.

Pertamina bahkan memesan produk tersebut untuk dibawa ke Turki sekaligus melakukan pemesanan khusus untuk acara Pertamuda.

"Bagi kami, ini merupakan peluang yang membanggakan sekaligus bukti bahwa limbah tekstil perusahaan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang memiliki potensi untuk diperkenalkan di pasar internasional," ujar Dian.

Muhammad Baron memastikan Pertamina berkomitmen mendukung UMKM binaan agar terus berkembang dan naik kelas melalui pendampingan, peningkatan kualitas produk, serta perluasan promosi secara berkelanjutan.