NADIKABAR.COM — Pendidikan gratis mengubah cara negara membiayai perjalanan seorang anak menuju masa depan.

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penyiapan layanan pendidikan gratis di sekolah negeri, mulai taman kanak-kanak, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah, serta program kuliah gratis secara bertahap di perguruan tinggi negeri (PTN).

Gagasan yang pertama kali muncul pada 18 September 2026 dalam perayaan HUT PAN itu, kini mulai dibahas dalam rapat terbatas di Istana dengan sejumlah menteri terkait untuk merumuskan skema pelaksanaannya.

Biaya pendidikan selama ini tetap menjadi bagian dari pengeluaran rumah tangga. Badan Pusat Statistik mencatat rata-rata biaya pendidikan pada 2024 mencapai sekitar Rp3,55 juta per tahun untuk jenjang SD dan sederajat, lalu meningkat menjadi Rp13,96 juta pada pendidikan tinggi. Pada saat yang sama, hanya 16,27 persen siswa yang tercatat menerima beasiswa atau bantuan pendidikan.