NADIKABAR.COM — Menteri Agama Nasaruddin Umar meyakini Syarikat Islam (SI) akan memasuki babak baru perjuangan melalui penguatan ekonomi umat dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid, pesantren, serta koperasi.
"Jika kita ingin melihat sejarah pergerakan nasional yang paling pertama, itu adalah Serikat Dagang Islam, dengan visi memerdekakan umat melalui penguatan ekonomi agar tidak terpinggirkan," kata Nasaruddin saat menutup Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42 Syarikat Islam di Asrama Haji Surabaya, Jawa Timur, Selasa.
Ia menjelaskan Kementerian Agama mendorong optimalisasi masjid dan pesantren sebagai pusat kegiatan ekonomi produktif, termasuk melalui pengembangan minimarket umat dan koperasi untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Nasaruddin menjelaskan, potensi ratusan ribu masjid dan puluhan ribu pesantren di Indonesia dapat menjadi kekuatan ekonomi bersama apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan, termasuk melalui sinergi Kementerian Agama dan Kementerian Koperasi.