Sementara itu, Menteri Koperasi sekaligus Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam masa jihad 2026–2031 Ferry Juliantono mengatakan kebangkitan koperasi merupakan bagian dari upaya melanjutkan gagasan sosialisme Islam yang diperjuangkan H.O.S. Tjokroaminoto dalam melawan kolonialisme dan imperialisme.

Ferry menilai penguatan ekonomi kerakyatan sesuai Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 membutuhkan perjuangan dan keterlibatan seluruh elemen bangsa, dengan koperasi sebagai instrumen usaha bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dakwah ekonomi Syarikat Islam bertujuan mewujudkan kemerdekaan sejati melalui penguatan ekonomi kerakyatan yang berakar pada gagasan sosialisme Islam H.O.S. Tjokroaminoto,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pusat Syarikat Islam masa jihad 2026–2031 Hamdan Zoelva menekankan pentingnya konsistensi menjalankan dakwah ekonomi sekaligus mengembalikan identitas organisasi sebagai gerakan yang tumbuh dari tradisi kewirausahaan dan perjuangan para pendahulu.