Ia menegaskan Kemnaker akan melakukan monitoring, evaluasi, dan peninjauan terhadap pelaksanaan program untuk memastikan pemagangan tetap berorientasi pada peningkatan kompetensi peserta.

Kemnaker mencatat hampir 50 persen atau sekitar 30 ribu dari 60 ribu peserta program Magang Nasional 2025 yang magang di perusahaan dan industri telah bekerja setelah tiga bulan menyelesaikan program tersebut.

Program Pemagangan Nasional berlanjut pada 2026. Pada Batch 1, program magang diikuti 46 ribu peserta mengikuti, sementara pada Batch 2 sebanyak 40.962 peserta dinyatakan lolos setelah melalui proses seleksi.

Pemerintah menargetkan total peserta Program Pemagangan Nasional 2026 mencapai 150 ribu orang melalui tiga batch.