NADIKABAR.COM — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menggunakan barcode atau kode batang pada produk-produknya guna mempermudah akses masuk ke jaringan ritel modern.
Budi mengatakan, penggunaan barcode menjadi salah satu bagian dari digitalisasi yang perlu diikuti pelaku UMKM agar produknya lebih mudah diterima dan dipasarkan melalui ritel modern.
"Kita terima kasih kepada GS1 Indonesia (penyedia kode batang) yang telah bekerja sama untuk melakukan sertifikasi barcode untuk produk pangan kemasan dan beauty care," kata Budi saat membuka Kick Off Fasilitasi Sertifikasi Barcode Produk Pangan dalam Kemasan di kantor Kemendag, Jakarta, Selasa.
Menurut Budi, penggunaan barcode dapat mempermudah proses layanan, penyimpanan, hingga distribusi produk. Hal tersebut sekaligus menjadi salah satu standar yang perlu dipenuhi UMKM untuk dapat bersaing di pasar ritel modern.