"Kalau semua bisa diisi produk-produk lokal kan luar biasa. Kalau semua produk lokal bisa masuk pasar dalam negeri berarti ketergantungan terhadap impor juga semakin kecil karena semua sudah bisa diisi oleh produk-produk lokal," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemendag bekerja sama dengan GS1 Indonesia untuk memberikan sertifikasi barcode kepada produk UMKM. Program tersebut pada tahap awal menargetkan 50 perusahaan.

Budi berharap program serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak produk UMKM yang memenuhi standar dan dapat masuk ke jaringan ritel modern.