NADIKABAR.COM — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut sektor industri pengolahan menjadi penopang utama kinerja ekspor Indonesia pada September 2026, seiring meningkatnya permintaan sejumlah produk manufaktur di pasar global.

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, Mendag mengatakan total ekspor Indonesia pada September 2026 mencapai 27,59 miliar dolar AS atau tumbuh 3,68 persen dibandingkan Agustus 2026 dan meningkat 11,87 persen dibandingkan September 2025.

Ekspor industri pengolahan tumbuh 4,38 persen secara bulanan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sektor pertambangan dan lainnya sebesar 2,37 persen.

"Penguatan ini ditopang secara konsisten oleh sektor industri pengolahan yang sejalan dengan program hilirisasi untuk meningkatkan ekspor produk bernilai tambah," ujar Budi.