Secara keseluruhan, ekspor Indonesia sepanjang Januari-September 2026 mencapai 221,23 miliar dolar AS atau tumbuh 5,58 persen. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang ekspor nonmigas yang meningkat 6,30 persen menjadi 212,27 miliar dolar AS.
Adapun tiga komoditas nonmigas dengan pertumbuhan ekspor tertinggi secara kumulatif adalah aluminium dan barang daripadanya sebesar 104,88 persen, tembaga dan barang daripadanya 57,49 persen, serta nikel dan barang daripadanya 47,87 persen.
Berdasarkan negara tujuan utama ekspor nonmigas, China menempati posisi pertama dengan nilai 54,17 miliar dolar AS, Amerika Serikat 25,39 miliar dolar AS, serta India 15 miliar dolar AS.